Jumat, 22 April 2016

Keunggulan Manusia Indonesia, Apa Yang membuat WNI unggul dari negara lain?

KELEBIHAN INDONESIA YANG TIDAK DIMILIKI NEGARA LAIN

Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah.inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar “berdiri di atas berlian”.tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.

Baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya :

1. Punya Tambang Emas

Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia namanya PT Freeport. Apa saja kandungan yang di tambang di Freeport? ketika pertambangan ini dibuka hingga sekarang, pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas.dan jika diuangkan hasilnya menjadi anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 RupiahLalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disanabahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM!

2. Punya Cadangan Gas Alam Terbesar

Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA ! Tepatnya di Blok Natuna.Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina


3. Punya Hutan Tropis

Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. Hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.Letaknya di pulau Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buat mereka. tebang saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat. karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untuk menjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan Amazon tak cukup kuat untuk menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sediki telah mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uang untuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali.

4. Punya Lautan Luas
Negara ini punya Lautan terluas di dunia. Di kelilingi dua samudra yaitu Pasifik dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.


5. Punya Penduduk Terbesar Ke 4

Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 di dunia. Dengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. Sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. Jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.

6. Punya Tanah Subur

Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan. Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.

7. Punya Pemandangan Eksotis





Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini sehingga menjadi daya tarik pariwisata bagi turis - turis domestik dan mancanegara untuk berkunjung ke negara kita dan mendatangkan devisa bagi pendapatan negara.

8. Bhineka Tunggal Ika

Negara Kita Memiliki keanekaragaman suku, agama dan budaya yang terdapat dalam kehidupan masyarakatnya, dan keragaman tersebut dapat kita satukan dalam satu kesatuan Bhineka Tunggal Ika, dalam kehidupan masyarakat kita walaupun anda datang dari suku dan etnis berbeda namun di Indonesia kehidupan kita sudah blending menjadi satu menjadi masyarakat nusantara , masyarakat  Indonesia.

Sudah tidak ada kata lagi dalam perbedaan dalam diri kita, dan boleh berbangga bahwa di dunia ini yang mengikuti semboyan kita adalah negara adikuasa Amerika Serikat dengan semboyannya yaitu"E Pluribus Unum"

9.  Keragaman Suku dan Budaya

Tidak dapat di pungkiri keragaman suku dan budaya di Indonesia menjadi negara ini sebagai satu-satunya negara di dunia yang memiliki kesenian kebudayaan terbanyak dalam satu negara, dari sabang sampai merauke dapat kita lihat berbagai macam kesenian adat dan kearifan lokal dalam kebudayaan masing - masing suku, ini harus dilestarikan sebagai sebuah Identitas Bangsa yang membedakan khas negara kita dengan negara lain.

Alasan Orang Indonesia Tidak Maju

Kemajuan suatu negara jelas tergambar dari karakter orang-orangnya. Nah kalau kamu selama ini bingung kenapa Indonesia gak maju-maju padahal hampir 70 tahun merdeka, maka kamu bisa bercermin sama orang-orang Indonesianya aja.

Percaya Mistis

Indonesia emang gak bisa dipisahkan sama hal-hal mistis. Gak heran makanya kalau semua kejadian itu selalu dikaitkan dengan mistis walaupun udah ada penjelasan logis. Nah sampai sekarang, kepercayaan sama mistis ini masih terus berkambang dan gak ada tanda-tanda akan surut, dan kayaknya gak bakal surut sih. Disaat orang-orang udah sibuk nyari tempat tinggal baru buat penduduk bumi, orang Indonesia masih aja asyik ngomongin mistis. Ada bencana, dikatikan dengan mistis. Artis sakit, dikaitkan dengan mistis, mau nikah, dikaitkan dengan mistis sampai milih pemimpin pun masih dikaitkan sama mistis. Duh, gimana mau maju coba!

Malas

Malas adalah sumber kehancuran. Kalau kamu malas, jangan harap kamu bisa mencapai apa yang kamu mau. Kamu suka sama seseorang, tapi kamu malas buat melakukan penjajakan? Yang ada orang tersebut keburu disamber orang lain. Nah sayangnya sifat malas ini masih banyak dianut sama kebanyakan orang Indonesia. Dikasih tulisan panjang lebar, malas baca. Disuruh pergi ke minimarket depan rumah yang jaraknya gak ada semeter milih naik motor, malas buat jalan kaki, padahal jalan kaki bikin sehat.  Disuruh sekolah, males, malah nongkrong di rental PS atau ikutan jadi talent di acara musik pagi-pagi. Diajak rapat buat mikirin negara, malas, mendingan tidur aja. Duh, gimana mau maju coba!

Gak Disiplin

Jangan ngomongin disiplin deh sama orang Indonesia, malu! Bukan, bukan karena pada disiplin semua, tapi malah kebalikannya.Ya karena emang gak disiplin waktu..  macet, jangan sedih ya. Disiplin itu seperti sebuah ujian yang sangat berat buat orang Indonesia. Saking beratnya mereka gak sanggup buat ngejalanin, lantas menyerah. Antri? Gak sanggup ah, nyelak aja. Buang sampah pada tempatnya? Gak sanggup ah, buang dimana aja, nanti juga ada yang sapuin atau ketiup angin. Duh, gimana mau maju coba!

Instan

Nah ini dia nih orang Indonesia banget, sukanya yang instan-instan. Mau jadi kaya,  makanya orang Indonesia gampang banget ditipu sms menang undian. Mau terkenal juga secara instan nan cepat, hasilnya adalah banyaknya berita infotainment yang gak penting seputar kehidupan pribadi artis. Mau makan karena kelaperan, bikinnya mie instan, ya walaupun enak tapi punya efek yang kurang bagus kalau dimakan 3 kali sehari. Mau jadi sutradara film juga pengennya instan, cuma ikutan magang 2 kali, bisa langsung bikin film. Kalau prosesnya kayak gini, ya gak heran mutu film Indonesia masih kurang kece. Duh, gimana mau maju coba!

Mudah Terpengaruh

Bukan orang Indonesia kalau gak ikutan apa yang sedang jadi trend. Kamu pasti masih ingetkan gimana sepeda fixie sebegitu digila-gilainya, sampai orang-orang rela ngeluarin uang jutaan rupiah demi naik sepeda yang gak ada remnya tersebut. Sekarang? Mereka udah gak naik fixie lagi,  Singkatya, orang Indonesia itu emang mudah terpengaruh, suka ikut-ikutan nan latahan gitu deh. Liat di sosial media lagi rame martabak nutella, langsung pengen. Liat orang pada nongkrong di Pasar Santa, langsung pengen ikutan nongkrong. Lagi rame orang pake cincin batu giok, langsung pengen ikutan pake. Padahal make cincin batu giok gak ada keren-kerennya. Duh, gimana mau maju coba!

Miskin Tapi Konsumtif

Setuju dong kalau kemiskinan di Indonesia itu masih tinggi. Nah menariknya, walaupun miskin tapi Indonesia itu termasuk negara yang paling konsumtif lho. Ini jelas kasihan lagi menghawatirkan. Gimana mungkin coba kamu gak punya uang, tapi masih bisa belanja ini itu, bahkan sampe ngelebihi pendapatan. Tenang, kita tinggal di negara Indonesia, dimana segala sesuatunya mungkin terjadi. Gak punya duit karena miskin? Kan bisa minjem dulu, abis itu bisa buat beli motor baru deh. Ada smartphone seri terbaru tapi gak punya duit? Gampang, kredit aja, paling 6 bulan doang kok makan promagnya.  protes, katanya pemerintah gak peduli sama rakyat miskin, tapi anterin makanan ke rumah tetangga yang beda satu gang doang pake naik motor. Harusnya sih kalau emang tau dirinya miskin, ya mawas diri aja. Jangan lantas belaga jadi orang kaya, dan rajin belanja. Duh, gimana mau maju coba!
Sekarang udah ngerti kan kenapa orang Indonesia itu gak maju? Makanya mulai sekarang yuk kira bersama-sama bercermin dan berbenah diri. Udah tahun tahun 2015, kita harus berubah jadi lebih baik. Sama-sama kita bangun negara ini. Bukan buat siapa-siapa kok, buat kita juga, dan tentunya anak cucu kita nanti kelak. Ceilee!

Pendapat Tentang Kerusuhan Taxi Online VS Taxi Konvensional

Modernisasi          
 Seorang ahli sosiologi, Peter Barger mengemukakan ada empat karakeristik modernisasi.
  1.  Pertama, penurunan kondisi masyarakat kecil dan tradisional. Pada kasus ini, pihak yang disebut sebagai masyarakat tradisional adalah pengemudi taksi konvensional. Mereka menunggu penumpang, atau menunggu ditelepon oleh penumpang untuk dijemput di tempatnya. Padahal, masyarakat ibukota saat ini, sudah sangat terkoneksi dengan baik pada akses internet dan mulai meninggalkan penggunaan telepon.           
  2.  Kedua, berkembangnya pilihan individu. Pada kasus ini, pilihan individu menjadi berkembang. Dengan munculnya aplikasi seperti Go-Jek, Uber, dan Grab, pilihan masyarakat untuk pergi menjadi lebih banyak. Tentunya, masyarakat akan melihat dari segi efektivitas dan efisiensi. Pilihan pun akhirnya jatuh kepada yang lebih murah dan mudah. Tarif yang ditawarkan lebih murah, sedangkan pengguna pun bebas mau dijemput dari mana saja.            
  3.  Ketiga, meningkatnya keragaman sosial. Pada kasus ini, keadaan sosial masyarakat berubah. Jika pada masa sebelumnya, dengan pilihan yang terbatas, masyarakat menggunakan kendaraan umum tersebut. Namun, dengan semakin bertambahnya pilihan, opsi yang dapat masyarakat pilih semakin beragam. Modernisasi akan membawa masyarakat pada pilihan yang rasional, tidak lagi berdasarkan gengsi operator taksi, namun lebih kepada kemudahan dan harga.            
  4.  Keempat, orientasi pada masa depan dan perhatian pada waktu. Dalam isu ini, terlihat bahwa masyarakat semakin peka terhadap arus informasi. Hal inilah yang ditangkap para inventor, yang kebanyakan anak muda, dengan memanfaatkan potensi yang ada. Potensi yang dilihat sebenarnya sederhana, dengan semua orang, khususnya eksekutif muda ibukota menggunakan telepon pintar, mereka pasti terhubung dengan internet. Internet pun menjadi solusinya. Apalagi sistem operasi telepon pintar dapat memfasilitasi untuk pembuatan aplikasi-aplikasi baru. Dibuatlah aplikasi yang terhubung dengan internet. Internet dipandang sebagai jawaban atas kebutuhan masa kini hingga beberapa waktu ke depan. Apalagi, dengan semua solusi yang dapat diraih hanya dengan sentuhan di telepon pintar, masalah waktu dapat teratasi.  Perubahan sosial            
        Menurut seorang Sosiolog, Mascionis, terdapat empat karakter utama perubahan sosial. 
  1. Pertama, perubahan sosial terjadi sepanjang waktu. Pada masa lalu, transportasi umum yang paling laku adalah delman dan becak. Kemudian berkembang dengan adanya bajaj dan bus kota. Lalu, masyarakat mencari sesuatu yang lebih nyaman, muncullah taksi. Kini, masyarakat ibukota lebih mementingkan kecepatan seiring dengan kemacetan yang semakin parah, muncullah Go-Jek dan Grab. Ini sesuatu yang tidak dapat dihindarkan, karena akan terjadi sepanjang waktu berdasarkan kondisi masyarakat.            
  2. Kedua, perubahan sosial terkadang dapat diketahui, namun seringkali tidak direncanakan. Sebenarnya, munculnya angkutan umum berbasis aplikasi sudah dapat diprediksi dengan semakin meningkatnya pengguna telepon pintar. Namun demikian, ketika hal ini semakin masif terjadi seperti saat ini, perubahan menjadi tidak terencana. Pengemudi yang kurang tanggap pun pada akhirnya hanya bisa meluapkan kekesalannya dengan marah dan berdemonstrasi.             
  3. Ketiga, perubahan sosial selalu kontroversial. Kasus ini menimbulkan kontroversi di masyarakat. Banyak kalangan yang mendukung taksi konvensional, namun tidak sedikit pula yang kontra. Pada masa lalu, sebenarnya bukan belum pernah terjadi yang semacam ini. Contohnya delman yang merupakan kendaraan umum yang cukup populer di tahun 60-an sampai 80-an. Kemudian, karena dianggap mengganggu kenyamanan umum, yang disebabkan bau kotoran kuda yang tidak sedap, akhirnya ditertibkanlah delman ini. Sampai ada pula yang melarang. Ini bukan tanpa kontroversi, para kusir delman yang bergantung pada delman pasti merasa dirugikan. Untuk berpindah ke pekerjaan lain pun belum tentu mampu. Ini mirip dengan kejadian saat ini.            
  4.   Keempat, suatu perubahan sosial lebih menonjol dibanding yang lainnya. Pada masalah ini, perubahan sosial dalam bidang transportasi terlihat menonjol. Padahal, hal ini disebabkan oleh revolusi informasi dan komunikasi. Perubahan besar dalam teknologi informasi dan komunikasi membuat banyak dampak. Salah satunya, di dalam transportasi umum.
Solusi Kini, dengan adanya fenomena ini tidaklah bijak jika mencari pihak yang salah. Kalaupun ada pihak yang harus disalahkan, maka semua akan menjadi pantas untuk disalahkan. Mengapa? Pihak taksi konvensional salah karena tidak tanggap dengan perubahan zaman, belum lagi kesalahan dalam demonstrasi yang berujung anarki. Pihak penyedia transportasi berbasis aplikasi salah juga karena tidak mengikuti peraturan yang berlaku, juga mereka tidak menyediakan harga yang berkeadilan dengan pesaing yang sudah lama ada. Pemerintah pun juga menjadi salah, karena tidak tanggap dalam melihat fenomena yang ada di masyarakat, dengan belum menyediakan peraturan yang dapat mengakomodir dan menertibkan konflik yang ada. Maka, sebenarnya solusinya tinggallah jawaban dari kesalahan semua pihak ini. Pihak taksi konvensional sudah harus lebih tanggap terhadap perkembangan teknologi, buatlah layanan yang sama dengan membuat aplikasi yang menarik. Pihak penyedia transportasi berbasis aplikasi, sebaiknya menggunakan plat kuning, juga tidak memberikan harga yang terlampau jauh dengan yang sudah ada sehingga persaingan menjadi sehat. Pemerintah, sudah selayaknya membuat peraturan, dan memastikan bahwa persaingan yang ada terjadi secara sehat dan tidak ada ‘adu modal’ yang merupakan ciri kapitalisme dan bertentangan dengan ekonomi kerakyatan. Terakhir, masyarakat akan dengan mudah memilih dengan cerdas apa yang mereka hendak gunakan.             Kerusuhan ini sangat disesalkan. Meski demikian, sudah sepatutnya ini membuka mata kita bahwa kita berada pada masa modernisasi yang membuahkan suatu perubahan sosial di masyarakat. Kalau urusan rezeki, tidak perlu dirisaukan. Karena jutaan orang pun mencari rezeki di ibukota kita.